BookingRaudhah

Mengurus reservasi Raudhah sendiri, tanpa harus menebak-nebak

Sebagian besar jamaah sebetulnya sanggup menyelesaikan pengajuan izin Raudhah lewat aplikasi Nusuk seorang diri. Yang menghambat biasanya bukan kesulitan teknis, melainkan tidak adanya satu panduan runut yang memakai bahasa sendiri. Situs ini dibuat untuk mengisi kekosongan itu.

Kami layanan pendampingan yang berdiri sendiri. Penerbitan izin Raudhah tetap berlangsung di platform resmi Nusuk dan tidak dipungut biaya oleh otoritas Arab Saudi. Tidak ada transaksi apa pun yang diproses melalui halaman ini.

Panduan Nusuk

Gambaran utuh proses reservasi bagi jamaah yang mengurus sendiri

Sebelum masuk ke rinciannya, ada baiknya Anda melihat keseluruhan alurnya lebih dahulu. Ketika peta besarnya sudah terbayang, tiap layar di aplikasi terasa jauh lebih masuk akal.

  • Aplikasinya dipasang dari toko resmi. Nusuk tersedia di App Store, Google Play, dan Huawei AppGallery. Mengunduh dari ketiga tempat itu jauh lebih aman ketimbang mengikuti berkas kiriman orang lain.
  • Jamaah Indonesia memakai akun pengunjung. Layanan Nusuk terbuka bagi warga Saudi, penduduk, warga negara Teluk, dan pengunjung luar negeri. Anda masuk pada kategori terakhir. Login Nafath bukan untuk Anda karena hanya melayani warga dan penduduk Arab Saudi.
  • Layanan izinnya dipilih sesuai kategori. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyediakan layanan izin Raudhah yang terpisah untuk jamaah pria dan jamaah wanita. Jadi pastikan Anda membuka layanan yang sesuai, bukan sekadar menyaring tampilan.
  • Sesi dipilih dari daftar yang muncul. Tanggal dan waktu yang tersedia ditampilkan aplikasi saat itu juga. Itulah jadwal yang benar-benar berlaku; kami sengaja tidak memuat tabel jam di situs ini karena pengaturannya memang berubah mengikuti musim dan kepadatan.
  • Izin terbit dalam bentuk kode QR. Setelah pengajuan disetujui, bukti izin muncul di aplikasi berupa kode QR untuk dipindai petugas di pintu. Kodenya melekat pada satu janji temu dan berlaku sekali pakai.
  • Setiap orang mengurus atas namanya sendiri. Izin terikat pada identitas pemegangnya dan tidak dapat dialihkan. Rombongan keluarga tetap perlu satu izin per jamaah.

Peringatan tautan palsu. Petugas haji Indonesia pernah mengumumkan adanya tautan palsu yang mengatasnamakan Nusuk dan disebar lewat pesan WhatsApp, biasanya dengan dalih ada masalah pada kartu Nusuk jamaah. Kebiasaan yang paling aman sederhana saja: buka aplikasi yang sudah terpasang, atau ketik sendiri alamat nusuk.sa di peramban. Jangan menekan tautan dari pesan yang tidak jelas asalnya.

Uraian layar per layar, termasuk bagian yang paling sering membuat jamaah berhenti di tengah jalan, kami tuliskan pada panduan lengkap reservasi Raudhah di aplikasi Nusuk.

Dua Jalur Izin

Ada dua cara resmi memperoleh izin, dan keduanya punya syarat berbeda

Banyak jamaah baru mengetahui hal ini setelah tiba di Madinah, padahal mengetahuinya sejak awal membuat rencana perjalanan jauh lebih longgar.

Jalur pertama

Pemesanan reguler

Inilah jalur yang dipakai kebanyakan orang: memilih tanggal serta sesi yang tersedia di aplikasi, lalu menunggu izin diterbitkan atas nama masing-masing jamaah. Jalur ini dapat ditempuh dari mana saja, termasuk dari rumah sebelum keberangkatan.

Konsekuensinya, jalur ini terikat pembatasan frekuensi sehingga kunjungan tidak dapat diulang sesuka hati dalam rentang waktu berdekatan. Angka pastinya tidak kami cantumkan karena keterangan resmi yang beredar sendiri tidak seragam. Yang penting dipahami: pembatasan itu memang ada.

Jalur kedua

Jalur Instan

Otoritas menyediakan Jalur Instan yang tidak terikat pembatasan frekuensi tersebut. Bagi jamaah yang ingin kembali berziarah dalam perjalanan yang sama, jalur inilah pintunya.

Namun syaratnya sering terlewat dibaca: pemohon harus sedang berada di Kawasan Pusat Madinah, yakni kawasan sekitar Masjid Nabawi. Karena itu Jalur Instan tidak dapat digunakan dari tanah air, dan juga belum dapat dipakai selagi masih berada di Makkah.

Selain dua jalur itu tersedia pula fitur daftar tunggu. Ketika sesi yang diinginkan sudah penuh, Anda dapat mendaftar agar memperoleh pemberitahuan apabila ada tempat yang kembali kosong. Perlu digarisbawahi bahwa ketentuan semacam ini dapat berubah sewaktu-waktu, jadi periksa kembali aplikasi Nusuk terbaru menjelang keberangkatan.

Cara Kerja Layanan

Kami menemani, keputusan tetap di tangan Anda

Pendampingan kami dirancang untuk jamaah yang ingin tetap memegang kendali atas akun dan datanya sendiri. Bentuknya sederhana dan tanpa ikatan.

  1. Sampaikan situasi Anda

    Sapa kami di WhatsApp, ceritakan perkiraan tanggal berada di Madinah serta siapa saja yang ikut. Bertanya tidak dikenakan biaya dan Anda tidak terikat untuk melanjutkan.

  2. Kami tunjukkan letak persoalannya

    Entah akun pengunjung yang belum aktif, kategori layanan yang keliru dipilih, atau sesi yang selalu penuh, kami bantu kenali penyebabnya lalu jelaskan langkah berikutnya dengan bahasa yang mudah.

  3. Anda selesaikan sendiri, kami dampingi sampai izin terbit

    Pengajuan tetap Anda lakukan dari akun sendiri. Bila sesi tersedia dan sistem Nusuk menyetujui pengajuan, kode QR akan muncul di aplikasi atas nama masing-masing jamaah.

Percakapan kami layani pada jam kerja; pesan yang masuk di luar jam tersebut dijawab pada kesempatan berikutnya. Nomor WhatsApp kami 0897-2339-020 — silakan disimpan lebih dahulu bila baru akan menghubungi nanti.

Pertanyaan Umum

Tujuh hal yang paling sering ditanyakan sebelum memulai

Apakah BookingRaudhah situs resmi Nusuk atau pemerintah Arab Saudi?

Bukan. BookingRaudhah berdiri sendiri sebagai layanan pendampingan. Penerbitan izin masuk Raudhah sepenuhnya berada di platform Nusuk milik Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, dan kami tidak memiliki kewenangan apa pun di dalamnya.

Reservasi Raudhah di Nusuk bukannya gratis?

Betul, gratis, dan kami ikut menegaskannya. Halaman layanan resmi mencantumkan biaya nol untuk penerbitan izin Raudhah. Yang kami tawarkan adalah jasa bantuan pengurusan, bukan penjualan izin. Bila ada pihak yang mengaku sanggup menjual tasreh Raudhah, sebaiknya Anda menjauh dan melaporkannya.

Kalau saya mengurus sendiri, apakah masih boleh bertanya?

Boleh, dan memang itu yang kami harapkan. Seluruh panduan di situs ini ditulis supaya jamaah sanggup menyelesaikannya sendiri. Silakan bertanya lewat WhatsApp bila ada satu dua langkah yang tersendat, tanpa perlu merasa sungkan.

Apakah slot kunjungan sudah tentu diperoleh?

Tidak ada pihak yang sanggup memastikan hal itu. Ketersediaan sesi ditentukan sistem Nusuk dan daya tampung Raudhah yang luasnya hanya sekitar 330 meter persegi. Kami membantu prosesnya, bukan menentukan keluarannya.

Bagaimana pembayaran jasa pendampingan diatur?

Dibicarakan langsung di percakapan WhatsApp setelah kebutuhan Anda jelas. Situs ini tidak memiliki keranjang, formulir, maupun tombol pembayaran apa pun, dan kami tidak pernah meminta nomor kartu atau kode sekali pakai lewat pesan.

Apakah jamaah Indonesia perlu login Nafath?

Tidak. Nafath diperuntukkan bagi warga negara dan penduduk Arab Saudi. Jamaah asal Indonesia mendaftar di Nusuk sebagai akun pengunjung. Bila sebuah panduan menyuruh Anda masuk lewat Nafath, panduan itu ditujukan untuk pembaca yang berbeda.

Bisakah satu akun mengurus izin untuk seluruh rombongan?

Izin bersifat pribadi dan terikat pada identitas pemegangnya, sehingga setiap jamaah memerlukan izin atas namanya sendiri. Kode QR yang terbit pun dipindai per orang di pintu masuk, dan berlaku untuk satu janji temu saja.

Artikel Terbaru

Bacaan yang menemani Anda saat mengurus sendiri

Lihat kelima artikel selengkapnya

Tersendat di satu langkah? Ceritakan saja

Banyak pertanyaan sebenarnya selesai dalam beberapa pesan. Kirimkan gambaran kendala Anda, nanti kami bantu petakan letak persoalannya tanpa kewajiban melanjutkan ke layanan berbayar.

Konsultasi Gratis via WhatsApp

WhatsApp